![]() |
PMII, KEBAL JAKARTA — Salah satu kader PMII Kebayoran Lama, Sahabat Yazid Bustomi, resmi terpilih sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasantri (MPM) Pondok Pesantren Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences untuk masa khidmah 2025–2026. Ia terpilih melalui mekanisme musyawarah Tim Formatur MPM yang terdiri dari perwakilan mahasantri semester 3 dan 5 yang diselenggarakan di Aula KH Idris Kamali, Pondok Pesantren Darus-Sunnah, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Selasa (28/10/2025).
Sebagai lembaga legislatif di lingkungan Organisasi Kemahasantrian Darus-Sunnah (Ormada), MPM memiliki peran penting dalam merancang dan menyusun peraturan organisasi, melakukan pengawasan terhadap kinerja Ormada lainnya, serta menyerap dan mengadvokasikan aspirasi mahasantri kepada pihak terkait. Selain itu, MPM juga bertugas menyelenggarakan kegiatan upgrading untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan manajemen organisasi di kalangan mahasantri.
Ketua terpilih, yang juga menjabat sebagai Koordinator Biro Advokasi PMII Kebayoran lama periode 2025-2026, Sahabat Yazid Bustomi, berharap agar seluruh pengurus dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. “Semoga kepengurusan periode ini senantiasa diberi kekuatan dalam mengemban amanah yang diberikan dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Dengan terpilihnya Sahabat Yazid, diharapkan mampu membawa semangat intelektual dan nilai-nilai pergerakan PMII dalam menjalankan roda organisasi kemahasantrian di Pondok Pesantren Darus-Sunnah, sekaligus memperkuat tradisi kepemimpinan santri yang berwawasan moderat dan berintegritas.

0 Komentar