Ticker

6/recent/ticker-posts

Perkuat Fondasi Kaderisasi, PMII Kebayoran Lama Selenggarakan MAPABA Raya 2025

PMII KEBAL, JAKARTA Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Kebayoran Lama berhasil menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) Raya 2025 yang diikuti sebanyak 64 peserta. Kegiatan yang mengusung tema “Menanamkan Ideologi Aswaja sebagai Manhaj demi Menjaga Sikap Kritis Menghadapi Era Post-Truth” ini berlangsung di Villa Kayu, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Sabtu-Minggu (13-14/12/2025).

Melalui MAPABA Raya, PMII Kebayoran Lama menanamkan pemahaman dasar kepada calon anggota baru mengenai ke-PMII-an, ke-KOPRI-an, Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII, serta wawasan keindonesiaan sebagai bekal awal dalam proses kaderisasi.

Ketua PMII Komisariat Kebayoran Lama periode 2025-2026, Sahabat Andi Khaerul Amri, menegaskan bahwa MAPABA bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerbang awal proses pembentukan kader pergerakan. Menurutnya, melalui MAPABA, nilai ideologi, semangat intelektual, serta tanggung jawab keumatan dan kebangsaan mulai ditanamkan kepada para calon kader PMII.

“MAPABA adalah awal perjalanan perjuangan. Di sinilah sahabat-sahabati memulai proses menjadi kader intelektual, kader ulama, dan kader pemimpin masa depan. PMII lahir dari rahim keislaman dan keindonesiaan dengan berideologi Ahlussunnah wal Jama’ah yang berpikir kritis, bersikap moderat, dan bergerak di jalan sosial,” ujarnya usai pembaiatan peserta MAPABA Raya di Villa Kayu, Kabupaten Bogor, Minggu (14/12/2025).

Ia juga menekankan bahwa berproses di PMII tidak selalu berjalan mudah, karena para kader akan dihadapkan pada dinamika organisasi, perbedaan pendapat, kritik, hingga ujian mental. Namun, menurutnya, proses tersebut justru menjadi ruang pembentukan karakter kader yang tangguh dan berintegritas.

“Kami tidak mencari kader yang hanya pintar berbicara, tetapi kader yang mau bergerak dan siap menjadi bagian dari perubahan. Buka pikiran, kuatkan niat, dan tanamkan dalam diri bahwa ikut serta dalam MAPABA bukanlah sekadar mengikuti kegiatan biasa, melainkan sedang menentukan arah masa depan sebagai kader pergerakan,” tutur Andi menutup pernyataannya.


Posting Komentar

0 Komentar